Review vivo Y35

Sejak mengulas vivo X3S bulan Mei lalu, saya masih sulit melupakan kualitas audio-nya yang menurut saya ada jauh di atas smartphone lain sekelasnya. Beberapa waktu lalu saya menemukan Y35, smartphone baru dari vivo yang dibanderol dengan harga dan desain fisik yang tidak jauh berbeda dengan vivo X3S. Karena penasaran, saya memutuskan untuk mencobanya selama sekitar 2 minggu dan berikut adalah ulasan saya :

Desain

vivo-Y35-Desain-HGN
vivo memiliki desain khas untuk setiap
smartphone keluarannya. Hal tersebut membuat vivo dapat dikenal hanya dengan melihatnya sekilas saja. Slim metal design adalah salah satu nilai jual dari vivo Y35 yang bahan materialnya terdiri dari perpaduan plastik bertekstur dove dan stainless steel. Sekitar 80% bagian belakangnya berbahan stainless steel, termasuk tombol volume, power, dan SIM tray. vivo memiliki bodi yang relatif tipis yaitu 6.78mm atau tidak lebih tebal dari 3 buah koin yang ditumpuk. Hal tersebut menjadikan vivo Y35 sebagai salah satu smartphone 4G LTE tertipis di Indonesia saat ini.

Walaupun tipis, vivo Y35 tetap terasa nyaman saat digenggam dengan penggunaan satu tangan saja. Terasa pas saat menaruhnya di kantung celana. Bagian belakangnya memiliki lengkungan yang tidak terlalu tajam dan juga tidak terasa licin. Meski mayoritas bodinya menggunakan bahan stainless steel, vivo Y35 memiliki bobot hanya 153 gram.

vivo mengklaim stainless steel yang digunakan pada cover belakang telah melewati 10.000 kali percobaan sehingga membuatnya jadi sangat aman. Penggunaan stainless steel ini juga membuatnya tidak mudah meninggalkan sidik jari seperti yang terjadi pada smartphone dengan cover belakang berbahan dasar kaca. Stainless steel juga diklaim vivo punya kemampuan menyerap panas 8-10 kali lipat dibandingkan dengan plastik, menjamin panas tidak akan merusak komponen smartphone.

Layar

vivo-Y35-Layar-HGN
Berukuran 5 inci dengan panel IPS dan resolusi HD 720p yang berarti kerapatan layarnya 294ppi, warna yang dikeluarkan oleh layar tampak cukup baik. Sudut pandang pun sangat luas. Ketika digunakan di luar ruangan, layar vivo Y35 masih mampu menampilkan gambar yang terbilang jelas. Layarnya juga memiliki sensitivitas yang baik. Mengetik, mengakses halaman menu maupun bermain
game tidak ada kendala berarti. Layar vivo Y35 dilindungi oleh Gorilla Glass 3 dari Corning, pelindung layar yang sama seperti yang digunakan oleh Samsung pada Galaxy S5.

User Interface

vivo-Y35-FunTouch-HGN
vivo mempunyai
user interface sendiri untuk smartphone-nya yaitu FunTouch OS. vivo Y35 sendiri menggunakan FunTouch OS 2.1 yang berjalan di atas Android Lollipop 5.0.2. Sebagai perbandingan, vivo X3S yang saya review bulan Mei lalu masih menggunakan FunTouch OS 1.0 yang berjalan di atas Android Jelly Bean 4.2.2.

Tanpa application drawer, semua aplikasi pada smartphone FunTouch OS ada di halaman depan. Saat melakukan swipe dari atas ke bawah akan menampilkan informasi notifikasi. Saat melakukan swipe dari bawah ke atas akan menampilkan aplikasi yang sedang berjalan, pengaturan cahaya dan jalan pintas.

vivo-Y35-Screenshots-HGN
FunTouch OS 2.1 pada vivo Y35 punya fitur bernama Super Screenshoot yang terdiri dari berbagai fitur menarik seperti Long Screenshot yang berguna untuk menangkap gambar lebih banyak, Funny Screenshoot yang berguna untuk mengedit gambar yang sudah ditangkap dan Screen Recording yang berguna untuk merekam berbagai aktivitas di layar.

Tagline vivo adalah Hi-Fi & Smart. vivo mewujudkan kata “Smart” tersebut pada fitur-fitur Smart di FunTouch OS seperti :

vivo-Y35-Smart-HGN
– Smart W
ake

Berfungsi untuk menghidupkan layar maupun masuk ke aplikasi-aplikasi tertentu dengan cara melakukan gesture dari kondisi layar mati.

– Air Operation

Dengan melambaikan tangan ke arah sensor proximity, kita bisa melihat status dan melambaikan lagi untuk menghidupkan smartphone.

– Smart Light

Berfungsi untuk menghidupkan layar saat smartphone baru dikeluarkan dari saku celana dan menghidupkan layar dari kondisi layar mati dengan mengetuk layar 2x serta berfungsi untuk membuat layar tetap hidup selama wajah kita menghadap ke layar.

– Smart Call

Pertama, berfungsi untuk menelpon hanya dengan mendekatkan smartphone ke telinga setelah memilih kontak.

Kedua, berfungsi untuk menjawab panggilan telepon hanya dengan cara mendekatkan smartphone ke telinga saat ada panggilan masuk.

Ketiga, berfungsi untuk mengaktifkan mode speaker dengan mendekatkan smartphone ke arah telinga.

Keempat, berfungsi untuk membuat hp berhenti berbunyi saat ada panggilan masuk dengan menutup layar dengan telapak tangan.

Kelima, berfungsi untuk mengangkat panggilan telepon dengan melambaikan tangan.

Performa

vivo-Y35-Performa-HGN
vivo y35 menggunakan prosesor quad-core Snapdragon 410 dengan
clock speed 1.2GHz. Meski merupakan prosesor smartphone entry-level namun perpaduannya dengan RAM 2GB membuat bermain game ringan maupun berat di vivo y35 terasa nyaman tanpa terasa ada lag yang signifikan. Peforma ciamik dapur pacu vivo y35 bukan hanya dapat terlihat saat bermain game berat tapi juga saat memutar video beresolusi HD. Baik saat memainkan dan mempercepat video tidak tampak ada hambatan sama sekali.

Kamera

vivo-Y35-Pro-Camera-HGN
Sama seperti vivo X3S yang saya ulas Bulan Mei lalu, kamera vivo Y35 tidak dapat dianggap remeh oleh para kompetitornya. Selain kualitas hasil jepretan yang mampu menghasilkan tingkat detail dan saturasi yang cukup baik, ada beberapa fitur menarik di aplikasi kamera bawaannya seperti Face Beauty yang dapat mendeteksi gender dan akan mengatur efek yang pas sesuai jenis gender. Jadi cowok bisa pake fitur Face Beauty tidak perlu khawatir hasilnya menjadi feminim seperti ketika menggunakan fitur sejenis di
smartphone lain.

Untuk mereka yang biasa memotret papan tulis ataupun monitor, vivo y35 punya fitur yang bernama PPT yang cukup dengan memotret papan tulis, monitor atau apapun yang berbentuk mengotak maka vivo y35 akan otomatis meng-crop objek berbentuk kotak yang kita ambil. Ada juga fitur Children Mode yang mempunyai beberapa pilihan gambar bersuara yang berfungsi untuk menarik perhatian balita sehingga orang tua bisa mendapatkan pose balita yang lebih baik.

Yang menarik vivo menghadirkan mode pro yang memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengatur exposure, fokus, ISO, white balance dan shutter speed sebelum memotret. Dengan mode ini, membuat foto makro dan bokeh jadi lebih mudah. Sayangnya akses ke mode pro ini agak tersembunyi yaitu dengan menarik tombol untuk memotret pada auto mode ke tengah layar.

Berikut ini adalah beberapa contoh hasil jepretannya :

vivo-Y35-nonHDR-HGN
vivo-Y35-HDR-HGN
vivo-Y35-lowlight-HGN
Berikut ini adalah hasil rekaman videonya :


Baterai

Baterai vivo y35 berkapasitas sebesar 2300 mah. Baterai yang tidak bisa dilepas pengguna ini memiliki peforma yang relatif standar. Dalam penggunaan tidak terlalu berat, vivo y35 dapat bertahan sekitar 12 jam, sedangkan untuk penggunaan yang relatif berat, smartphone ini hanya mampu bertahan sekitar 10 jam. Untuk hasil screen on time, saya masih belum berhasil menemukannya.

 

Konektivitas

vivo-Y35-Konektivitas-HGN
vivo Y35 mendukung konektivitas 4G LTE di kedua slotnya. Berbeda dengan para pesaingnya yang mengharuskan pengguna memilih antara dual SIM tanpa microSD atau single SIM dengan microSD, vivo Y35 mendukung dual SIM dan slot microSD sekaligus. Dua slot simcard yang didukung bertipe nano SIM dan micro SIM sedangkan slot microSD dapat mendukung hingga kapasitas 128GB, sesuatu yang tidak dapat kita temukan di vivo X3S.

 

Kesimpulan

Bagi saya yang memprioritaskan kualitas hasil jepretan dan audio untuk mendengarkan musik dibandingkan dengan performa dalam melakukan tugas berat atau bermain game, sulit untuk mencari kompetitor vivo Y35 di kisaran harga yang sama.

Spesifikasi :
1.2GHz quad-core Snapdragon 410 processor, 2GB RAM, 16GB Storage, 13MP rear + 5MP camera, WiFi, Bluetooth, GPS, up to 12GB microSD slot, 4G LTE 900/1800/2100 MHz, 2.300mAh Li-Po battery, 5.0-inch (1280×720) IPS display, Android 5.0 Lollipop with FunTouch OS 2.1

Sensor : Accelerometer, light sensor, Proximity sensor, Electronic compass, Gyroscope
Dimensi :
143.3 x 71 x 6.78mm
Bobot :
153 gr
Harga resmi :
Rp2.999.000
Skor :
7.5 dari 10

Kelebihan :

  • Kualitas hasil jepretan dan kelengkapan fitur kamera di atas rata-rata smartphone sekelasnya.

  • Sensor lengkap, termasuk gyroscope untuk menikmati virtual reality.

  • Perlindungan layar menggunakan Gorilla Glass 3 yang jarang ditemui di smartphone sekelas.

  • Build quality terasa premium berkat ketipisan dan penggunaan bahan metal.

  • Fitur Smart pada FunTouch OS membuat navigasi bagi pengguna awam lebih intuitif.

Kekurangan :

  • Earphone standar, bukan in-ear.

  • LED notifikasi absen.

  • Tidak ada backlight pada capacitive button.

  • USB OTG tak tersedia.

  • Kapasitas baterai relatif kurang jika harus menjalankan dual 4G LTE dan sering bermain game.

GD Star Rating
loading...
You can leave a response, or trackback from your own site.
Ingin mempublikasikan ulang artikel ini di situs anda?


*copy-paste kode di atas ke dalam form posting blog Anda


Top incoming search terms for this post