Google China

Cina Blokir Google?

Mesin pencari terbesar di dunia internet, Google, dilaporkan mengalami pemblokiran secara penuh di negeri Tirai Bambu, Cina, hari ini. Pemblokiran ini dialami penuh oleh berbagai iklan Google dan akses melalui mobile, sementara sebagian dialami oleh Google Images, Google Docs, Google News, dan Google Groups. Berbagai laporan dari Twitter mengatakan hal yang sebaliknya, dengan banyaknya pengguna yang mengabarkan bahwa layanan tersebut tidak mengalami masalah yang berarti.

Berita ini didapat dari laporan yang ditulis Google sendiri. Google memang sudah mengalami masalah dengan Cina sejak Januari lalu, ketika Google memutuskan untuk memblokir negara tersebut akibat kebijakan sensor Cina. Layanan pencarian Google yang kembali bekerja di Cina pada awal bulan ini merupakan hasil dari negosiasi yang dilakukan oleh Google dan negara tersebut. Pihak pemerintah Cina telah memperbaharui lisensi ICP (internet content provider) mereka setelah Google menemukan celah yang memungkinkan mereka untuk menampilkan hasil pencarian tanpa sensor, dan juga mengijinkan Golden Shield Project milik Cina untuk memblokir berbagai situs tersebut jika diinginkan.

Mainland China Service Availability 2010

Laporan resmi dari Google yang didapat oleh Techcrunch memberi konfirmasi jelas bahwa Google tidak sedang memblokir Cina dan kemungkinan besar masalah ini diakibatkan oleh masalah yang dialami oleh server mereka. Berikut email yang mereka tulis ke pihak Techcrunch sebagai konfirmasi lebih lanjut mengenai masalah ini:

“Karena cara kami mengukur aksesibilitas di Cina, kemungkinan besar mesin-mesin kami bisa menaksir terlalu tinggi tingkat pemblokiran. Tampaknya inilah yang terjadi semalam ketika tingkat pemblokirannya relatif kecil. Tampaknya sekarang pengguna di Cina sudah bisa mengakses situs kita seperti biasanya.

Perlu diketahui juga bahwa dashboard kami bukan merupakan alat real-time.”

Email tersebut melaporkan bahwa adanya kesalahan pengukuran tingkat pemblokiran merupakan suatu peringatan yang salah. Fakta bahwa dashboard tidak diupdate secara real-time tampaknya mengarahkan mereka ke berbagai laporan mengenai masalah pemblokiran ini. Ketika ditanyakan apakah yang secara khusus menjadi penyebab dalam pemblokiran, Google memberitakan bahwa tidak ada lagi yang perlu mereka tambahkan dalam keterangan tersebut.