eBuddy Logo

eBuddy Mencapai 100 Juta Pengguna

Jika anda pengguna ponsel berbasis Java atau Symbian, dan menggemari berbagai aplikasi messenger, anda tentu mengenal eBuddy. Pagi hari ini, aplikasi yang berbasis di Amsterdam, London dan San Fransisco ini mengumumkan pencapaian mereka sebanyak lebih dari 100 juta unduhan sejak debut mereka di tahun 2007, mengalahkan aplikasi lain dalam jumlah unduhan seperti Facebook, Google Maps, dan Opera Mini.

Anda tidak merasa familiar dengan eBuddy? layanan ini merupakan aplikasi chatting multi-account dari berbagai jaringan IM, seperti AIM, Facebook Chat, Google Talk, ICQ, MySpace, Windows Live Messenger, dan Yahoo! Messenger. Tersedia dalam lebih dari 30 bahasa, aplikasi ini memiliki jumlah unduhan terbesar dari India, Brazil, dan tentu saja, Indonesia.

Salah satu kelebihan eBuddy adalah kemampuan mereka untuk menjalankan aplikasinya di latar belakang, sehingga layanan IM akan terus berjalan meski anda menerima telepon dan bahkan langsung terkoneksi kembali jika koneksi anda terputus. Kemampuan eBuddy menata berbagai akun anda juga tidak bisa dianggap remeh.

Didirikan di tahun 2003 dengan nama awal E-Messenger, eBuddy tumbuh dan sukses sebagai layanan IM mobile yang memiliki pertumbuhan paling pesat di dunia dengan hampir 14 juta pengguna setiap bulannya. eBuddy memiliki 4 versi IM mobile yang berbeda : eBuddy for iPhone/iPod Touch, eBuddy for Android, eBuddy Mobile Messenger (J2ME) dan eBuddy Lite Messenger (mobile web). Salah satu toko aplikasi ternama, GetJar, menyatakan bahwa eBuddy sendiri telah mencapai angka 50 juta unduhan dari situs tersebut.

Pencapaian eBuddy lainnya adalah sebagai peraih Crunchies Award untuk perusahaan internasional terbaik 2008, serta Aplikasi Mobile terbaik 2009 di Mashable Open Web Awards (OWA).

Berdasarkan kantor pusat mereka di Amsterdam, eBuddy memproses lebih dari 17 milyar pesan per bulannya. Maraknya penggunaan Blackberry di Indonesia pun diiringi dengan banyaknya ponsel merek lain dari berbagai produsen Cina yang membandrol produk mereka dengan keypad Qwerty, serta aplikasi seperti Facebook, Twitter, dan juga eBuddy, menandakan popularitas mereka di kalangan pengguna Indonesia.