Facebook Gratis Selamanya

Facebook Pertegas Model Bisnisnya

Anda mungkin pernah mendengar berita mengenai layanan Facebook yang menerapkan sistem berbayar. Berita tersebut tentunya menimbulkan berbagai reaksi dari pengguna setianya, bahkan ada group khusus di Facebook yang menentang keras layanan berbayar ini dan mengancam akan meninggalkan Facebook jika sistem berbayar tersebut diterapkan. Namun tenang saja, sekarang anda bisa bernafas lega karena berita tersebut ditepis keras oleh Facebook.

Notifikasi mengenai Facebook yang gratis sampai kapan pun dapat anda temukan di halaman utama Facebook. Setelah sebelumnya beberapa waktu yang lalu Facebook mengumumkan gratis akses Facebook via ponsel dengan 0.Facebook.com yang bekerja sama dengan lebih dari 50 operator dari 45 negara di dunia Tindakan ini menghapus berbagai asumsi mengenai layanan berbayar tersebut secara jelas dan singkat, yang tentunya memberi suatu kelegaan tersendiri bagi para penggunanya, terutama pengguna Indonesia yang sangat menggemari layanan gratisan.

Berbagai iklan dan game di Facebook tampaknya cukup bagi mereka untuk meraup keuntungan dari penggunanya tanpa harus bermigrasi ke layanan berbayar. 500 juta pengguna Facebook memang sudah menjadi salah satu pengaruh kuat yang membuat pengiklan mau berinvestasi di Facebook tanpa ragu. Facebook tampaknya menyadari bahwa migrasi ke layanan berbayar hanya akan membuat mereka kehilangan cukup banyak pengguna, dan tentunya memberi efek negatif bagi kelangsungan layanan sosial media tersebut.

Di sisi lain, layanan sosial media sekarang ini bukanlah hal baru. Lihat bagaimana Friendster mulai ditinggalkan penggunanya dan beralih ke Facebook, meskipun layanan Friendster adalah layanan yang tidak memungut biaya. Banyaknya layanan sosial media lain yang bisa dengan mudah menarik pengguna Facebook ketika Facebook beralih ke layanan berbayar membuat Facebook gentar untuk pindah. Facebook tampaknya masih memiliki cukup banyak dana untuk menjalankan perusahaan, mengingat mereka pun dikabarkan masih belum memiliki rencana untuk IPO.

Keputusan ini juga tampaknya dipengaruhi oleh masalah privasi Facebook yang sempat mengancam kepergian para pengguna Facebook. Tentunya Facebook tidak ingin melakukan hal-hal yang bisa kembali mengancam posisi mereka sebagai salah satu layanan sosial media terfavorit dengan berpindah ke layanan berbayar.

Jadi, jika anda pengguna setia Facebook, bergembiralah, karena Facebook masih mencintai para penggunanya dan tetap setia melayani anda tanpa meraup keuntungan lebih lanjut dari anda dengan sistem berbayar tersebut.