Twitter Logo

Twitter Promoted Trending Topics

Menyusul peluncuran Promoted Tweet April 2010 lalu, Twitter akhirnya menggunakan Trending Topics sebagai salah satu bentuk baru monetisasi layanannya. Program ini dinamakan sebagai Promoted Trending Topics. Topik pertamanya adalah Toy Story 3 dari Disney / Pixar. Apa dan bagaimana cara kerjanya?

“Kami akan mencoba berbagai model iklan dan promosi dalam upaya kami menghasilkan uang, baik dari pengguna maupun merek tertentu. Salah satunya dengan Promoted Trend,” ujar juru bicara Twitter kepada TechCrunch, Kamis (19/6/2010) lalu. “Sebagai bagian dari upaya kami ini, kami tengah mengujikan promosi seperti ini, hingga waktu yang belum ditentukan.”

Tidak ada perbedaan berarti antara Promoted Trending Topics dengan Trending Topics yang lain, di mana jika trending topic tersebut anda klik, maka Twitter akan menampilkan kumpulan tweet yang membicarakan trending topic tersebut.

Promoted Trending Topic Twitter

Sejalan dengan Trending Topics, pengiklan juga mendapat sebuah promoted tweet sebagai yang teratas dalam barisan pencarian promoted trending topics. Sebuah Tweet dari salah satu akun resmi twitter menyatakan bahwa Promoted Trending Topics adalah topik yang sudah menjadi tren namun belum berhasil memasuki jajaran trending topics, sehingga perlu “dipromosikan” oleh Twitter. Dengan begitu, para pengiklan tidak bisa “memaksa” pengguna twitter untuk melihat trending topics yang dianggap tidak menarik bagi penggunanya.

Promoted Trending Topics Twitter

Disney/Pixar resmi penjadi perusahaan pertama yang menggunakan jasa Promoted Trending Topics ini. Bila anda membuka halaman Twitter, Anda akan menemukan Promoted Trending Topics pertama dalam sejarah Twitter : Toy Story 3. Topik ini akan muncul sebagai Trending topic ke-11 yang berada paling bawah, dengan label kuning “promoted” di sebelahnya. Meskipun berada paling bawah namun label kuning bertuliskan “promoted” itu membuat mata pengguna langsung tertuju padanya.

Konsep promoted trending topic ini menarik karena ketika kita mengkliknya tidak menghubungkan kita ke suatu web atau pesan khusus melainkan ke pembicaraan secara real-time yang dilakukan pengguna Twitter mengenai topik tersebut baik positif maupun negatif.