Zynga Logo

Zynga Masuk Jepang

Zynga kembali meramaikan dunia dengan konferensi pers resmi mengenai investasi yang dilakukan Softbank, salah satu perusahaan Jepang, sebesar US$ 150 juta. Mereka resmi bekerja sama membangun sebuah perusahaan gabungan untuk mengembangkan dan mendistribusikan berbagai game sosial masuk ke Jepang.

Zynga sama sekali tidak angkat bicara mengenai uang yang mereka raup dari Google dalam kegiatan kerjasama mengenai Google Games yang sempat panas belakangan ini, meski dari wawancara yang mereka lakukan dengan pihak New York Times sedikit berhasil mendapatkan konfirmasi mengenai kejelasan berita tersebut.

29/07/2010, di San Fransisco dan Tokyo, Zynga dan Softbank resmi mengumumkan berita ini ke masyarakat luas. Venture gabungan yang diberi nama Zynga Japan ini diharapkan mampu membawa kepemimpinan mereka dalam teknologi konsumer dan game sosial untuk menjaring jutaan pengguna baru. Dengan investasi sebesar US$ 150 juta ini, Softbank dan Zynga berharap mampu menghasilkan berbagai game sosial yang bisa dimainkan kapan saja dan dimana saja.

Zynga Japan tentunya akan memperluas jaringan Zynga dalam meraih pengguna secara lebih global, terutama dalam memasuki Jepang sebagai negara yang sangat konsumtif dalam penggunaan internet dan aktivitas mobile. Dengan kota Tokyo sebagai pusatnya, Zynga Japan akan memasuki dunia game Jepang yang sudah memiliki nilai sejarah yang tinggi dengan memanfaatkan teknologi mobile dan web milik Softbank untuk menghasilkan game sosial terbaik di pasaran.

“kami sangat bersemangat dengan kerjasama yang kami lakukan dengan Softbank untuk membantu kami membawa berbagai game sosial milik kami ke Jepang dan meraih respon lebih dalam oleh pasaran.” Ujar Mark Pincus, CEO dan penemu Zynga. “ Sebagai salah satu perusahaan teknologi paling inovatif di dunia, Softbank membawa mobilitas internet menjadi semakin mudah diakses bagi para pengguna dimanapun.”

Masayoshi Son, ketua dan CEO Softbank pun turut angkat bicara. “Zynga adalah pemimpin dalam dunia game sosial dan saya senang bermitra dengan mereka untuk memperkenalkan berbagai game sosial mereka ke Jepang. Kami berbagi visi yang sama. ”