Tips Memilih Nama StartUp

Untuk beberapa orang seperti saya, nama adalah sesuatu yang sakral. Saya percaya ada filosofi unik di balik setiap nama. Begitu tidak mudahnya pemilihan nama startup yang sekaligus nama domain ini bagi banyak orang sehingga banyak web yang menyediakan layanan generator nama. Apakah layanan generator nama itu menyelesaikan masalah? Bagi saya, tidak. Setelah berkonsultasi dengan beberapa teman akhirnya saya berhasil memperoleh formula yang pas untuk memilih nama, setidaknya bagi saya sehingga saya dapat memperoleh nama startup sekaligus domain dengan relatif mudah dan mengulangi formula ini untuk mendapatkan nama lainnya. Inilah tips memilih nama startup : Continue reading Tips Memilih Nama StartUp

Kiat Membangun Toko Online di Facebook

Saat ini lebih dari 27.338.560 akun Facebook asal Indonesia tentu merupakan pasar yang tidak kecil bagi siapapun yang ingin mencoba meraih keuntungan darinya. Angka tersebut merupakan 5.37% dari total pengguna Facebook di seluruh dunia. Mulai dari operator seluler dengan dana pemasaran hampir tidak terbatas hingga perorangan-perorangan dengan dana pemasaran hampir tidak ada yang ingin menambah uang jajan dengan menjual apapun yang bisa mereka jual. Berikut kiat membangun toko online di Facebook yang profitable dengan biaya rendah : Continue reading Kiat Membangun Toko Online di Facebook

HolyCow Steak – Pasarkan StartUp Lokal via Social Media

Pagi ini, Warung Steak Hotel by Holycow! tampil di Kompas. Bukan iklan, bukan advetorial dan bukan liputan mengenai enaknya steak mereka namun bagaimana mereka memanfaatkan Twitter untuk memasarkan warung steak baru mereka. Holycow Steak ini tidak sendiri dalam tulisan tersebut. Ada Sour Sally, Anomali Coffee, Adrie Subono dan Budiono Darsono yang juga diliput pada tulisan mengenai kesuksesan pemasaran via Twitter tersebut. Bagi saya, Holycow Steak ini adalah contoh yang paling menarik di antara beberapa merk yang dibahas. Kenapa? Continue reading HolyCow Steak – Pasarkan StartUp Lokal via Social Media

Nokia Eksismeter : Karena Teman Sejati Rela Dispam?

Nokia dan “mainan” terbaru mereka, Eksismeter, tampaknya tidak cukup eksis untuk mendapatkan respon positif dari para konsumennya. Kesempatan mendapatkan handphone Nokia C3 untuk 2 orang pemenang setiap minggunya bagi pengguna paling eksis menurut Eksismeter memang menarik untuk dicoba, namun kekecewaan pengguna Eksismeter terdengar cukup nyaring dari berbagai pihak yang telah berpartisipasi ke dalam kompetisi ini. Continue reading Nokia Eksismeter : Karena Teman Sejati Rela Dispam?

Kiat Membangun Merk Lokal di Twitter

Survey Sysomos pada periode 16 Oktober hingga 16 Desember 2009 menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-6 pengguna Twitter terbanyak di dunia dan merupakan peringkat pertama di Asia mengalahkan India dan Jepang dengan jumlah 2.41% dari total populasi pengguna Twitter dunia yang berjumlah lebih dari 75 juta akun. Padahal survey sebelumnya yang diadakan Juni 2009, Indonesia belum nampak di hasil survey yang hanya menampilkan 17 negara pengguna tertinggi. Continue reading Kiat Membangun Merk Lokal di Twitter

Heineken Indonesia Star Final 2010

Nonton siaran langsung pertandingan bola dapat dilakukan dari mana saja. Jika tidak ada teman atau ingin privasi, kita dapat nonton di rumah. Jika menginginkan suasana meriah, kita dapat menonton di kafe / bar yang menggelar acara nonton bareng. Pernahkah Anda terbang ke negara lain untuk nonton bareng siaran langsung sepak bola yang jaraknya ribuan kilometer dari Indonesia dan ribuan kilometer juga dari tempat pertandingan?

Heineken Star Final 2010 akan berlangsung di Rio de Janeiro, Brazil untuk menonton siaran langsung UEFA Champions League. Tayangan yang sama seperti yang ada di televisi rumah atau acara nonton bareng di kafe / bar yang berjarak 15-20 menit dari rumah. Hanya saja pada Heineken Star Final 2010 ini begitu sampai di Rio de Janeiro, kita akan diperlakukan bak VIP, menikmati gala dinner, mengikuti tour dan larut dalam keceriaan dan kekecewaan bersama ratusan penggemar Heineken dari seluruh dunia.

Selain hadiah ke Brazil, Heineken Indonesia menyediakan hadiah Exclusive Merchandise UEFA Champions League setiap minggunya. Lima pemenang yang menjawab benar dan tercepat setiap minggu berhak memperoleh hadiah ini.

Heineken Star Final adalah program milik Heineken International. PT Multi Bintang Indonesia sebagai representasi di Indonesia meneruskan eksekusi brand activation yang telah diputuskan Heineken International kepada publik Indonesia. Dalam hal ini PT Multi Bintang Indonesia menggunakan 2 social media terpopuler di Indonesia, Facebook dan Twitter untuk mengeksekusi kampanye marketing mereka.

Kampanye utama difokuskan pada Facebook dan kampanye alternatif diletakan pada Twitter namun kedua kampanye marketing itu tetap saling berhubungan satu sama lain.

Heineken STAR FINAL 2010 FB Campaign

Pada Facebook, kampanye dilakukan dengan lomba foto dengan tema “GREAT TOGETHER WITH HEINEKEN” di mana peserta wajib mengunggah foto mereka ke Facebook Page HeinekenID dan jelaskan “WHY HEINEKEN SHOULD FLY YOU TO BRAZIL?” Pemenang dipilih dengan menilai Kesesuaian antara foto dan tulisan dengan tema. Rentang waktu pengiriman foto adalah 26 hari, seleksi dan verifikasi calon pemenang dilakukan dalam 2 hari, setelah itu barulah diumumkan pemenangnya.

Heineken STAR FINAL 2010 Twitter Campaign

Pada Twitter, kampanye dilakukan dengan mengadakan kuis mingguan trivia UEFA Champions Leauge dengan hadiah merchandise eksklusif Heineken. Berita seputar UEFA Champions League disampaikan dengan menggunakan hashtag #STARFINAL pada akhir tweet. Setiap account tweeps yang memfollow Twitter heinekenID difollow balik.

Tentang Heineken Indonesia
Tahun 1929, NV Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen pertama kali didirikan di Medan, dengan lokasi pembuatan bir di Surabaya. Pada tahun 1936 kedudukan Perseroan pindah ke Surabaya dan pada tahun yang sama Heineken NV menjadi pemegang saham utama. Pada tahun 1951 nama Perseroan berganti menjadi Heineken’s Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen Maatschappij N.V. Di tahun 1972 pembangunan lokasi pabrik bir yang baru dimulai di Tangerang.

Setelah itu Perseroan mengalami beberapa kali perubahan nama. Pada tahun 1981, Perseroan menawarkan sahamnya kepada masyarakat (go public), kedudukan Perseroan dipindahkan dari Surabaya ke Jakarta dan sejak itu dikenal dengan nama PT Multi Bintang Indonesia.