Twitter Logo

Kiat Membangun Merk Lokal di Twitter

Survey Sysomos pada periode 16 Oktober hingga 16 Desember 2009 menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-6 pengguna Twitter terbanyak di dunia dan merupakan peringkat pertama di Asia mengalahkan India dan Jepang dengan jumlah 2.41% dari total populasi pengguna Twitter dunia yang berjumlah lebih dari 75 juta akun. Padahal survey sebelumnya yang diadakan Juni 2009, Indonesia belum nampak di hasil survey yang hanya menampilkan 17 negara pengguna tertinggi.

Berdasarkan kota, survey tersebut menunjukan Jakarta sebagai kota dengan jumlah pengguna 0.58% Twitter dunia dan merupakan yang tertinggi di Asia mengalahkan Tokyo yang 0.56%. Jakarta pun merupakan kota dengan kontribusi tweet tertinggi di Asia dengan 0.8% dari total tweet di seluruh dunia. Seorang konsultan media yang berbasis di Thailand, Jon Russell, menyebut Jakarta sebagai ibukota Twitter Asia.

Angka pengguna tersebut memang belum sebanding dengan Facebook atau media konvensional lain seperti koran atau televisi namun beberapa merk nasional dan multinasional telah memanfaatkan media ini untuk berkomunikasi dengan pelanggannya. Beberapa merk muncul sementara lalu tidak pernah terlihat tweet-nya lagi. Beberapa merk tetap bertahan aktif mengetweet hingga kini. Apa saja kiat-kita untuk melakukan pembangunan merk di Twitter? Simak kiat berikut :

1) Penamaan Akun
Nama akun Twitter selain merepresentasikan merk juga harus singkat mengingat setiap tweet dibatasi hanya 140 karakter saja. Usahakan kurang dari 10 karakter.

2) Profil & Gambar Latar
Berikan informasi singkat namun komprehensif pada profil mengenai siapa Anda dan masukan avatar yang dapat berupa logo merk, gambar produk atau wajah Anda. Jika memungkinkan, masukan gambar latar buatan Anda sendiri, hanya pastikan gambar yang Anda masukan terlihat mencerminkan merk Anda dan terlihat professional. Jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk mendesign sendiri, Anda dapat mencoba jasa pembuatan gambar latar Twitter.

3) Follow & Tweet
Jika akun Twitter Anda memutuskan untuk memfollow, follow-lah Twitter yang relevan dengan merk Anda. Memfollow terlalu banyak akun yang tidak relevan dengan merk hanya akan membuat timeline Anda menjadi ramai tanpa ada makna. Tidak disarankan memfollow sebanyak mungkin orang dengan harapan Anda akan difollow balik.

Orang-orang menyukai tips, tautan ke cerita menarik dan blog, penawaran eksklusif atau humor. Mereka juga menyukai sentuhan manusiawi pada tweet Anda dan akan mengharga pemikiran dan pengalaman lebih dari yang Anda bayangkan. Orang-orang juga akan menyukai meski Anda hanya menyapa, merespons pertanyaan, komentar, pujian, komplain dan candaan mereka.

4) Memasarkan Akun Twitter
Sama seperti blog atau website, hanya karena Anda membuatnya belum tentu orang akan datang mengunjunginya. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memasarkan Akun Twitter Anda tersebut :

Email / Forum / Mailing-list Signature
Website / blog perusahaan / pribadi
• Status YM / MSN / Facebook
Email newsletter
• Kartu nama
• Presentasi
Merchandise

5) Gunakan Aplikasi Pihak ke-3
Banyak aplikasi pihak ke-3 dirancang untuk memudahkan pekerjaan seorang pemasar yang ingin membangun merk di Twitter. Beberapa yang kami sarankan bagi Anda adalah

• Hootsuite
• Twellow
• Tweetbeep
• Tweetmeme
• Hashdictionary
• Ping.fm
• Twitter Grader
• Tweet Later

6) Evaluasi Kinerja
Sama seperti melakukan kampanye di media lain yang menggunakan sumber daya perusahaan / perorangan, selayaknyalah Anda melakukan evaluasi terhadap kinerja kampanye pembangunan merk Anda di Twitter secara rutin setiap periode tertentu.

Kami berasumsi Anda telah menetapkan Key Performance Indicator sebelum memulai kampanye pembangunan merk Anda di Twitter ini karena evaluasi pada akhir periode akan dinilai berdasarkan hal ini.

Semoga bermanfaat. Jika Anda memiliki kiat lain yang belum kami sampaikan, Anda dapat turut berbagi dengan menyampaikannya melalui form komentar di bawah.