Hello My Name Is

Tips Memilih Nama StartUp

Untuk beberapa orang seperti saya, nama adalah sesuatu yang sakral. Saya percaya ada filosofi unik di balik setiap nama. Begitu tidak mudahnya pemilihan nama startup yang sekaligus nama domain ini bagi banyak orang sehingga banyak web yang menyediakan layanan generator nama. Apakah layanan generator nama itu menyelesaikan masalah? Bagi saya, tidak. Setelah berkonsultasi dengan beberapa teman akhirnya saya berhasil memperoleh formula yang pas untuk memilih nama, setidaknya bagi saya sehingga saya dapat memperoleh nama startup sekaligus domain dengan relatif mudah dan mengulangi formula ini untuk mendapatkan nama lainnya. Inilah tips memilih nama startup :

Langkah 1
Tetapkan batasan-batasan penamaan dengan jelas. Saya sendiri melakukan pembatasan sebagai berikut :

1) Terdiri dari 2-3 suku kata, tanpa angka dan karakter khusus.
2) Dapat diucapkan dengan mudah bahkan oleh orang tua sekalipun
3) Boleh abstrak : Tidak harus menggambarkan atau mendeskripsikan sesuatu ; Boleh memiliki arti (Diharapkan memiliki filosofi yang tidak umum)
4) Secara lisan maupun tulisan tidak mirip nama domain / merk yang telah ada.
5) Nama tersebut belum terdaftar di domain .com atau .net (Silakan cek ketersediaan di name.com)

Untuk 2 poin pertama, sebagai alat bantu, saya menuliskan beberapa contoh nama merk yang sudah ada yang saya suka. Misal : 1) Nokia 2) Toyota 3) Intel 4) Disney 5) Honda 6) Samsung 7) Pepsi 8 ) IKEA 9) Sony 10) Dell 11) Amazon 12) Ford 13) Zara 14) Nestle 15) Adidas 16) Audi 17) Avon 18) Hyundai 19) Hermes 20) Nivea 21) Prada 22) Visa 23) Adobe 24) Puma 25) Asus

Langkah 2

Rekaman pembicaraan dengan seorang teman akan membantu menjelaskan langkah kedua ini :

Lex dePraxis : pengen feel apaan dari namanya
hadi Gunawan : belom kepikiran pengen feel apa
Lex dePraxis : cari feel nya dulu lah
hadi Gunawan : feel itu bukannya nanti dibentuk seiring perkembangan ya?
hadi Gunawan : maksudnya gini..
hadi Gunawan : ketika brand itu belom ada, ya ga ada feel apa-apa
hadi Gunawan : misal Disney
hadi Gunawan : sebelum ada Walt Disney, feel apa yang orang dapet ketika denger kata Disney?
Lex dePraxis : ya ada lahhh
Lex dePraxis : ya orang emg ga ada rasa apa2. tapi si Walt punya rasa dng kata disney itu
hadi Gunawan : disney itu nama keluarga kan?
Lex dePraxis : yup dan dia seneng dengan feel itu dan dia bawa terus..
Lex dePraxis : nah elo senengnya apa, comfy nya apa, feel nya apa
Lex dePraxis : rasa yg ELO banget..
hadi Gunawan : gimana cara dapetinnya?
Lex dePraxis : bikin cerita dari nih NAMA, masa kecil nya gmn, gede gmn, sukses gmn
hadi Gunawan : kan nama-nya belom ada
Lex dePraxis : gapapa.. namanya masih BLANK, nah lo ciptain aja masa kecilnya gmn..
Lex dePraxis: gede gmn,
Lex dePraxis : kekuatan dan kelebihannya apa
Lex dePraxis : and kontribusi terakhir dia sebelum mati apaan..

Langkah 3 (optional)

Masih kesulitan dengan 2 langkah di atas? Ada baiknya mencoba untuk buka kamus. Boleh kamus Bahasa Indoensia, boleh kamus Bahasa Inggris. Lihat satu per satu kosa kata di sana, jika menemukan yang cocok, catat dan cek ketersediaan domainnya.

Anda bisa memulai dari huruf A lanjut ke belakang atau huruf Z lanjut ke depan atau huruf favorit anda. Begitu menemukan 1-2 kata yang cocok, stop. Anda tidak perlu untuk mencari kosa kata di seluruh abjad kecuali Anda masih memiliki banyak waktu dan merasa dapat menemukan yang lebih baik. Proses langkah ini memang melelahkan dan paling memakan waktu tapi dari pengalaman saya, hasilnya cukup memuaskan.

Tulisan mengenai proses perjalanan pencarian nama yang layak dibaca :
1) Dibalik Nama Tokopedia
2) Membedah Seorang Lex

Punya tips memilih nama startup lain? Ngobrol yuk di kolom komentar..