[Review] Xiaomi Redmi Note Resmi Indonesia

Hanya berselang 2 bulan sejak peluncuran resmi Redmi 1S di Indonesia, beberapa hari lalu Xiaomi meluncurkan Redmi Note, sebuah phablet berukuran 5.5-inch. Sama seperti Redmi 1S, Xiaomi tetap menjual Redmi Note resmi hanya melalui sistem flash sale Lazada yang sukses menjual lebih dari 85.000 unit Redmi 1S di Indonesia dalam kurun waktu 2 bulan. Kendati demikian, Hugo Barra belum bersedia mengungkapkan target penjualan Redmi Note di Indonesia.

Meski harga yang dipatok tidak terpaut jauh dengan Redmi 1S, Hugo Barra percaya kehadiran Redmi Note tidak akan mengkanibalisasi pangsa pasar Redmi 1S yang lebih dulu hadir karena memiliki peminat yang berbeda. Hugo Barra menganalogikan kehadiran Redmi 1S (4.7-inch) dan Redmi Note (5.5-inch) mirip seperti kehadiran iPhone 6 (4.7-inch) dan iPhone 6 Plus (5.5-inch) yang masing-masing memiliki peminat berbeda.

Saya berkesempatan untuk mencoba Xiaomi Redmi Note sebelum flash sale perdana di Lazada pada 13 November 2014 jam 11.00 WIB. Seperti apa phablet octa-core seharga Rp1.999.000 ini? Berikut reviewnya :

 

Desain

Redmi-Note-Desain-HG

Redmi 1S dan Redmi Note sama-sama hadir tanpa hard-button untuk navigasi alias semuanya softkey. Absennya cahaya pada softkey Redmi 1S membuat pengguna sulit menggunakannya saat berada dalam keadaan gelap. Masalah ini tidak akan kita temui lagi di Redmi Note mengingat Xiaomi sudah melengkapi softkey phablet ini dengan backlit berwarna merah.

Cover Redmi Note terbuat dari plastik yang relatif licin membuat penggunanya harus lebih berhati-hati saat menggenggam phablet ini dengan satu tangan. Baik cover belakang maupun kaca yang digunakan untuk depannya mudah meninggalkan bekas sidik jari setelah digunakan. Kalau ada 1 hal yang menambah kesan mewah phablet ini dari segi cover adalah logo Mi yang terukir di cover belakang bagian bawah dan bukan hanya sablonan seperti kebanyakan ponsel murah lainnya.

Redmi Note adalah phablet dual SIM berukuran standar (bukan nanoSIM atau microSIM). Slot pertama dapat digunakan untuk koneksi data 3G (WCDMA) sedangkan slot kedua hanya untuk keperluan telepon dan SMS (2G/GSM). Xiaomi meletakan slot microSD yang berkapasitas hingga 32GB di tengah kedua slot SIM tersebut dan untuk memasukan atau mengeluarkan microSD, pengguna harus mencabut baterai terlebih dahulu.

 

Sistem Operasi

Redmi-Note-MIUI-HG
Redmi Note menggunakan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean dengan MIUI v5 yang sukses membuat user-interface setiap perangkat Xiaomi terlihat dan terasa sangat berbeda dari perangkat-perangkat Android lainnya. Perbedaan dari perangkat Android lain juga ditunjukan dengan kebijakan Xiaomi yang melegalkan bahkan mendorong penggunanya untuk melakukan rooting terhadap perangkat dan sistem operasi mereka.

Xiaomi memberikan kapasitas penyimpanan internal 8GB pada Redmi Note. Setelah dikurangi dengan sistem operasi, aplikasi bawaan dan data dalam cache maka kapasitas yang bisa kita gunakan adalah 4.81GB. Tentunya kita dapat menambahkan microSD hingga kapasitas 32GB jika merasa kurang dengan kapasitas penyimpanan yang tersedia tersebut.

Versi ROM bawaan Redmi Note adalah JHDMIBF29.0. Kekurangan versi ROM ini adalah foto, video, dan musik tidak dapat tersimpan di microSD. Masalah ini dapat langsung terselesaikan dengan melakukan update secara over the air (OTA) ke ROM versi JHDMIBF37.0 yang telah tersedia pada menu Pembaruan sistem yang terdapat di bagian Setelan (setting).

 

Kamera

Redmi-Note-Camera-HG

Kamera utama Redmi Note yang terletak di belakang beresolusi 13MP dengan bukaan f/2.2 yang dilengkapi dengan autofocus dan LED flash yang mampu merekam hingga kualitas fullHD 1080p meski resolusi layar Redmi Note sendiri hanya HD 720p. Bagian paling menarik dari kamera utama ini adalah aplikasinya di mana terdapat mode panorama, HDR, potret dengan suara hingga real-time filter. Sayangnya HDR pada Redmi Note tidak dapat tampil real-time sebelum memotret.

Hasil pemotretan Redmi Note di siang hari menunjukan reproduksi warna yang relatif alami. Xiaomi tidak tampak melakukan manipulasi warna hasil jepretan seperti yang sering dilakukan oleh vendor ponsel dunia lainnya. Sayangnya pemotretan di malam hari justru menghasilkan kualitas foto yang relatif kurang memuaskan kendati LED flash telah menyala. Untuk hasil potret maksimal di malam hari, naikan ISO yang dapat diakses pada bagian setelan lanjutan.

Seolah tak ingin ketinggalan dengan tren selfie akhir-akhir ini, Xiaomi menyematkan kamera depan Redmi Note dengan resolusi cukup besar, 5MP. Tidak banyak fitur yang ada pada kamera depan namun satu-satunya fitur yang disediakan sudah cukup membantu pengguna yang sering melakukan selfie yaitu timer. Jika dicermati lebih lanjut, ada 1 hal yang mungkin cukup mengganggu bagi sebagian orang yakni hasil jepretan kamera depan ini terbalik (mirrored).

 

Baterai

Baterai Lithium-polymer berkapasitas 3.100mAh pada Redmi Note relatif besar sekalipun untuk phablet berukuran 5.5-inch. Charger yang disertakan dalam box penjualan adalah charger 2A yang biasa ada di ponsel-ponsel kelas atas yang mampu men-charge baterai lebih cepat dari charger 1A yang digunakan oleh mayoritas ponsel-ponsel kelas menengah ke bawah.

Sekalipun secara teori mampu men-charge lebih cepat, Redmi Note saya membutuhkan waktu kira-kira 2 menit untuk setiap pertambahan 1% baterai dalam keadaan ponsel saya matikan. Dengan kata lain saya harus menunggu sekitar 200 menit atau 3 jam 20 menit untuk mengisi penuh baterai Redmi Note dari kondisi kosong.

Sayang memang memiliki phablet berprosesor octa-core dengan RAM 2GB tapi hanya digunakan untuk mengakses media sosial dan aplikasi chatting serta bermain game ringan. Apa boleh buat, untuk keperluan sederhana itu saja, saya butuh setidaknya 2x charge baterai Redmi Note dalam sehari. Jika memang akan bermain game berat atau menonton Youtube dalam waktu relatif lama, demi kenyamanan, lebih baik bawa selalu dan gunakan powerbank.

 

Performa

Redmi-Note-Antutu-HG

Pengujian performa Redmi Note menggunakan AnTuTu Benchmark v5.2.0 menunjukan skor 31.598. Skor AnTuTu tersebut menunjukan skor yang luar biasa tinggi baik untuk ponsel merek asing maupun lokal sekalipun yang dibanderol dengan harga kurang dari Rp2.000.000. Sebagai gambaran, salah satu merek ponsel lokal paling laris di Indonesia memiliki tipe ponsel yang harganya dibanderol sama persis dengan Redmi Note namun skor AnTuTu-nya di bawah 15.000.

 

Spesifikasi Redmi Note

Redmi-Note-Package-HG

1.7GHz octa-core MTK6592 processor, 2GB RAM, 8GB internal storage, Mali-450 GPU, 13MP f/2.2 rear camera with HDR, autofocus & LED flash + 5MP front camera, WiFi b/g/n, Bluetooth 4.0 LE, FM radio, A-GPS, USB 2.0 OTG, up to 32GB microSD slot, dual SIM (3G & 2G), dual-microphone noise suppression, removable 3.100mAh Li-Po battery with 2A fast charging, 5.5-inch HD IPS with Corning Gorilla Glass 3, Android 4.2 Jelly Bean with MIUI v5

Sensor : Gyroscope, Accelerometer, Digital Compass, Proximity Sensor, Ambient Sensor
Dimensi : 154mm x 78.7mm x 9.45mm (hxwxd)
Bobot : 199g

 

Layanan Purna Jual

Mi-Exclusive-SC-HG gambar via tribunnews.com

Meski baru berusia sekitar 2 bulan, Xiaomi di Indonesia telah memiliki 17 service center di 15 kota di Indonesia yang melayani mulai jam 11 hingga 18.30 waktu setempat dan 7 hari dalam seminggu. Jumlah tersebut termasuk 1 service center eksklusif di Roxy Mas, Jakarta yang diklaim sanggup memperbaiki kerusakan dalam waktu hanya 2 jam. Service center tersebut sekaligus sebagai etalase berbagai produk-produk Xiaomi bahkan yang belum resmi masuk Indonesia.