Google Icon

Google Garap Serius Pasar Peramban Indonesia

Menyadari peluang pasar internet Indonesia, Google mulai mengedukasi pasar dengan produk peramban web terbaru Google Chrome. Mereka pun menggaet beberapa patner lokal dan masuk dalam ekstensi Google Chrome. Head of Product Management Google Southeast Asia Andrew McGlinchey Google melihat pasar pengguna internet lokal makin berkembang. Karenanya konten lokal pun cukup penting dikembangkankan, terutama di Google Chrome ini. Dalam Google Chrome terdapat tujuh ekstensi dan delapan tema artis chrome.
Menurut Andrew McGlinchey, Head of Product Management Google Southeast Asia, ada empat bagian penting yang harus diperhatikan pengguna dalam sebuah browser. Yaitu kecepatan, sederhana, aman, dan mendukung fitur lokal. Google, kata Andrew, mencoba menjadikan empat faktor tersebut sebagai kekuatan Chrome.

Andrew McGlinchey juga mengatakan Google Chrome ini mengoptimalkan kecepatan mengantar apa yang diinginkan pengguna. Dengan mesin JavaScript yang baru yakni V8, selain mempercepat aplikasi tapi juga memungkinkan datangnya kelas baru. “Kecepatan saat ini mencapai 200 persen dari versi beta 2008 lalu,” ujar Andrew.

Google Launching Chrome di Jakarta

Beberapa fitur dikenalkan di produk baru ini agar pengguna fokus pada konten web seperti kombinasi search dan address bar yang disebut omnibox. Chrome juga secara otomatis mendeteksi ketika pengguna berbahasa Indonesia mengunjungi situs dengan bahasa berbeda dan menerjemahkannya dalam waktu kurang satu detik.

Browser Chrome telah tersedia dalam versi Bahasa Indonesia selain Bahasa Inggris dan dapat diunduh cuma-cuma. Selain menggunakan bahasa lokal, Google juga mendorong pengembangan extention, program tambahan yang memperkaya fitur browser tersebut. Misalnya theme atau gambar latar belakang dari berbagai tokoh idola seperti pemain bola Bambang Pamungkas, Dian Sastrowardoyo, Benny & Mice, Slank, dan harimau Sumatera dari WWF. Juga program ekstensi yang memungkinkan akses situs berita populer secara langsung melalui ikon yang terintegrasi tanpa harus mengetik alamat di browser, seperti yang telah disediakan Kompas.com, Detik.com, Kaskus.com, dan Kapanlagi.com.

Foto diambil dari Kompas.com