Beras Merah Pake 1 Es

Kenapa beras merah pake 1 es? Karena kalo ga pake 1 es jadi bra merah.

… Gaes, kalian mau pergi ke mana.. Gaes.. Gaes.. Tunggu dulu.

 Minggu lalu saat gue pulang ke rumah sekitar jam setengah 10 malem dan menemukan bokap gue masih nonton TV. Ngeliat gue bawa kotak, tumben-tumbennya dia kepo tanya,”Apaan tuh?” Gue sodorin, dia buka trus keluarin isi di dalemnya dan komentar,”Beras merah.” Butuh waktu beberapa detik gue berpikir untuk apa maksudnya … dan masih ga nangkep juga apa maksudnya =))

Akhirnya bokap jelasin, “Mi itu Bahasa Mandarin dari beras. Red kan merah. Jadi beras merah.”

Oooh.. #cinagagal

Iyak, malem itu gue bawa pulang Xiaomi Redmi 1S. Beli di Lazada? Eits, bukan. Ini kejadiannya beberapa hari sebelum flash sale pertama Lazada. Buktinya? Jangan ngiri yah.. =P

20140827_195908

Jadi gini ceritanya..

Atas rekomendasi dari @adhams, gue dapet undangan blogger gathering dari Xiaomi di meeting room di business center salah satu hotel di jantung ibu kota. Selain gue, ada belasan tech-blogger kawakan negeri ini yang turut hadir #Tsah

Pembicaranya?

20140827_183746

Nah mz  ini cerita apa aja?

  • Xiaomi adalah perusahaan software, bukan hardware.
  • Garansi ponsel atau tablet Xiaomi tidak akan hilang jika pengguna melakukan rooting seperti vendor ponsel atau tablet Android lainnya. Xiaomi justru mendorong penggunanya untuk melakukan rooting. Garansi Xiaomi berlaku internasional jadi ponsel atau tablet Xiaomi yang dibeli di luar negeri bisa klaim garansi service center Indonesia dan demikian pula berlaku sebaliknya.
  • Xiaomi akan buka kantor di Indonesia dan masih cari orang untuk mengisi posisi penting.
  • Butuh waktu sekitar 4 bulan bagi Xiaomi mendapatkan sertifikasi halal Dirjen Postel untuk Redmi 1s dan memasarkan produk perdananya tersebut di Indonesia.
  • Meski mengakui tergoda untuk memasarkan secara offline setelah mendengar betapa luasnya jaringan outlet para distributor, hingga saat ini Xiaomi masih belum berpikir untuk jualan selain melalui situs eCommerce.

Well.. Cerita-cerita itu tadi sih justru cuma sampingan dari menu utama cerita Hugo yang menjelaskan apa aja yang kita bisa lakukan di MIUI yang tersohor itu yang mereka tanamkan ada pada Redmi 1S. @Dhiku dan @Podelz sudah menjelaskan fitur-fitur tersebut dengan cukup lengkap di blog mereka masing-masing. Jadi rasanya ga perlu gue tulis lagi, langsung aja kunjungin blog mereka berdua di tautan tadi.

Kesan Pribadi Gue

Kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah Anda pegang Redmi 1S adalah berat. Mungkin karena gue kebiasa bawa Samsung GALAXY S5. Jangan bandingin yang enggak Apple to Apple Android to Android gitu lah, Di. Okei, mumpung lagi ada Smartfren Andromax i3 dan i3s yang speknya mirip dan harganya kembaran ama Redmi 1S jadilah gue coba bandingin dan ternyata hasilnya … masih tetep Redmi 1S yang lebih berat.

Karena memang dipasarkan sebagai hape entry-level (< US$150) jadi gue maklum kalo ga ada keistimewaan apapun pada tampilan fisik Redmi 1S. Boro-boro tampilan fisik yang istimewa, wong earphone yang biasanya jadi 1 paket setiap penjualan hape atau tablet Android umumnya aja ini si Redmi 1S ga dapet. Earphone Xiaomi dijual terpisah. Kalo di toko online di Singapur harganya S$99 atau sekitar Rp925.000. Pantes penjualannya dipisah karena memang earphone mahal tapi worth it sih, keren tapi (sekarang) stoknya lagi kosong.. #apasih

Kalo ada 1 hal yang paling gue suka dari MIUI v5 di Redmi 1S ini adalah kemampuan mengkostumisasi status bar (itu lho bagian hitam di paling atas tampilan setiap Android yang biasa buat indikator signal, baterai, jam, dll). Indikator baterai yang biasa angka atau grafik bisa diubah jadi 1 garis tipis hijau/merah di atas jadi hemat tempat banget secara di status bar Android lainnya biasa itu ikon-ikon yang muncul malah menuh-menuhin status bar dan mesti diapus satu persatu. Nama provider juga bisa disembunyiin dan dimunculin semau kita. Yang ga kalah keren, setiap aplikasi atau games di Redmi 1S bisa kita atur ikon notifikasinya mau muncul di status bar ato enggak.

Buat gue yang demen motret dari hape, penting banget punya kamera hape yang bisa menghasilkan kualitas gambar yang cakep dan bisa buat gue motret cepet supaya ga keilangan momen. Nah di Xiaomi Redmi 1S, gue bisa akses kamera langsung dari lock-screen cuma pencet tombol power dan back barengan.

Agaknya sebutan orang mengenai Xiaomi sebagai Apple-nya Tiongkok ga berlebihan. Baru kali ini gue nulis tentang hape Android udah panjang gini tapi belum bahas spesifikasi hardware-nya sedikitpun. Spesifikasi hardware-nya Redmi 1S memang ga ada yang istimewa. Yang istimewa itu harganya. Harga cuman Rp1.499.000, spesifikasi Redmi 1S langsung ngalahin kompetitornya yang duluan masuk ke Indonesia, termasuk merek asal Tiongkok ternama yang sekarang jadi ranking 3 penjualan smartphone terbanyak di Indonesia.

Apa hayo mereknya? Jawaban yang bener dan paling cepet bakal gue traktir nasi merah pake satu es (kopi/cokelat/teh).. xD